Aku si bodoh
Entahlah,
aku masih saja terdiam di sini
tenggelam bersama janji mu yang kau bilang takkan kau pergi
dan bodohnya aku lagi-lagi percaya pada mu
harusnya dari awal aku sadar siapa kau
gemar menaruh harap lalu pergi tanpa sebab
Bukankah dari awal kita tak harus bersama?
karna kita sama-sama tahu siapa kita
kau adalah matahari dan aku bintang nya
kita sama-sama tahu kita tak bisa bersama
bahkan saat dunia mengeja huruf A dengan lafal yang berbeda
keadaan nya pun akan tetap pada tempat yang sama
Kau tak pernah mencoba menaruh hatimu pada aku,
yang separuh hatinya telah kau curi
lalu separuhnya lagi kau biarkan rapuh termakan kenangan bersamamu
seolah kau memaksa semua bintang beserta bulan untuk tidak menyinari malamku
Dan kau tahu apa?
setelah kepergianmu, hatiku masih saja terjebak di tempat yang sama
bahkan tak bergerak sedikit pun, bukan karena tak bisa namun ia tak mau
bahkan pada hari pertama, aku terlalu bodoh untuk mengetahuinya
Pada akhirnya aku harus mengatakan ini padamu
bahwasanya hingga hari ini,
hingga detik yang menemani ketikan ku ini berakhir
hatiku masih sama, hatiku masih menginginkan hadirmu
meski ku tahu tahu tak ada lagi alasan bagimu untuk 'berkunjung'
meski tak ada lagi cinta yang dapat kau beri
dan kau meminta ku untuk tak lagi mencinta
aku masih saja terdiam di sini
tenggelam bersama janji mu yang kau bilang takkan kau pergi
dan bodohnya aku lagi-lagi percaya pada mu
harusnya dari awal aku sadar siapa kau
gemar menaruh harap lalu pergi tanpa sebab
Bukankah dari awal kita tak harus bersama?
karna kita sama-sama tahu siapa kita
kau adalah matahari dan aku bintang nya
kita sama-sama tahu kita tak bisa bersama
bahkan saat dunia mengeja huruf A dengan lafal yang berbeda
keadaan nya pun akan tetap pada tempat yang sama
Kau tak pernah mencoba menaruh hatimu pada aku,
yang separuh hatinya telah kau curi
lalu separuhnya lagi kau biarkan rapuh termakan kenangan bersamamu
seolah kau memaksa semua bintang beserta bulan untuk tidak menyinari malamku
Dan kau tahu apa?
setelah kepergianmu, hatiku masih saja terjebak di tempat yang sama
bahkan tak bergerak sedikit pun, bukan karena tak bisa namun ia tak mau
bahkan pada hari pertama, aku terlalu bodoh untuk mengetahuinya
Pada akhirnya aku harus mengatakan ini padamu
bahwasanya hingga hari ini,
hingga detik yang menemani ketikan ku ini berakhir
hatiku masih sama, hatiku masih menginginkan hadirmu
meski ku tahu tahu tak ada lagi alasan bagimu untuk 'berkunjung'
meski tak ada lagi cinta yang dapat kau beri
dan kau meminta ku untuk tak lagi mencinta
Komentar
Posting Komentar